Bayangan semu itu muncul lagi
Disaat kerinduan akan indahnya rasa,
engkau datang
Menawarkan seratus cawan perhatian
Seribu cangkir kelembutan
Dan sejuta tetes cinta
Tetapi itu semua hanya bayangan semu
Ya, hanya bayangan semu
Yang tersirat dalam khayalan dan
ingatanku saja
Kau datang untuk kesekian kalinya
Membuatku yakin dengan kata – kata
manismu
Membuatku bimbang dengan lidahmu yang
pandai bersilat
Untuk kesekian kalinya aku menemukanmu
Dan untuk kesekian kalinya juga bayangan
semu itu datang
Aku sadar diriku yang hina ini tidak
akan pantas bersanding denganmu yang memiliki segalanya
Tetapi,
Jika memang yang kau ingin hanya ini,
Kau sudah cukup mendapatkanya
Walaupun aku tak mungkin bisa memungkiri
hati ini yang sebenarnya memiliki sedikit keyakinan bahwa dirimu benar – benar
nyata,
Bukan hanya bayangan semu semata
Dan sisi lain dari diriku bertanya
Bayang semu itu akankah menjadi nyata?
Ataukah akan tetap menjadi bayangan semu
selamanya??